Wilayah Indonesia yang dihuni belasan ribu pulau membutuhkan konektivitas memanfatkan perairan. Sungai, pantai dan danau adalah aset berlimpah untuk menciptakan mobilitas orang dan barang. Mendorong ekonomi di sektor maritim dan juga pariwisata.
Maldive yang mirip Indonesia dengan skala lebih mini contohnya, hidup dari pariwisata dengan resor tersebar di pulau-pulau. Memanfaatkan moda pesawat amfibi yang menghubungkan bandara utama langsung ke spot wisata.

September 2024 lalu, saya berkesempatan menjajal pesawat ukuran kecil Fokker 172 yang merupakan pesawat latih Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi, terbang dari Banyuwangi menuju Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Pesawat yang kami tumpangi mengiringi pesawat lainnya yang akan melaksanakan demo flight dalam acara Sail to Indonesia 2024 di Pantai Gelora, Sumbawa. Penerbangan memerlukan waktu 2 jam dengan terbang rendah, sambil kami nikmati keindahan Pulau Bali dan Lombok dari ketinggian sebelum mendarat di Sumbawa.

Dipiloti langsung oleh Direktur API Banyuwangi Capt. Daniel Rumani, penerbangan berjalan mulus. Esoknya, tim instruktur terbang API menjalani terbang demo dalam puncak acara Sail to Indonesia. Disambut meriah oleh para pejabat pusat & daerah, peserta Sail to Indonesia dari mancanegara serta masyarakat yang hadir dalam acara pembukaan.
Potensi waterbase airport (bandara berbasis perairan) sangat besar. Dengan anggaran maksimal Rp5 Milyar untuk membangun infrastruktur bandara di perairan yang tenang di danau, sungai dan pantai, hal ini merupakan peluang daerah-daerah di Indonesia untuk menggerakkan potensi di wilayahnya.
Saat ini, saya melihat makin banyak provinsi dan kabupaten yang mulai melirik waterbase airplane dengan pesawat amfibi. Sebagian bahkan sudah mengujicobanya. Misalnya Makassar, beberapa spot di Bali bagian utara dan juga Lombok, NTB.
Semoga inisiatif ini terus bergerak membesar. Apalagi saat ini PT DI juga mulai menyiapkan produksi pesawat buatan dalam negeri dengan varian amfibi. Jargon “Indonesia sebagai 1000 Maldive” bisa segera menjadi kenyataan.