Investasi emas fisik dengan dana terbatas, tantangannya tiga:
- Beli pecahan kecil, harganya lebih mahal. Misal harga per gram untuk pecahan 1 gram sebesar Rp2,64 juta sementara harga emas pecahan 10 gram adalah Rp2,55 juta per gram mengacu harga di Antam
- Unit emas ukuran kecil tak mudah mendapatkannya di pasar. Gramasi paling banyak di penyedia emas adalah 5 gram keatas, karena lebih liquid/ banyak peminatnya
- Menunggu uang terkumpul untuk cukup beli gramasi besar, harga emas bisa naik tak terkejar
Setelah kenal dengan layanan E-Mas BSI yang tersedia di fitur Bank Emas pada aplikasi BYOND dan mencobanya sendiri, persoalan-persoalan diatas tampaknya tuntas.
Saya kupas berikut ini:
- Bisa beli dan jual emas dengan mudah di satu aplikasi. Mudah menabung ketika ada dana dan mudah juga ketika perlu dana segar segera. Syarat untuk bisa menjual pun mudah, cukup minimal punya saldo emas 0,2 gram atau setara 500.000 rupiah harga emas saat ini
- Bisa cetak emas jika merasa perlu pegang fisiknya, dengan minimal 2 gram. Ada biaya cetaknya. Harga cetak juga tercantum secara jelas. Saran saya pribadi, tunggu sampai minimal 5 gram. Biaya cetak untuk ukuran 5 gram tak sampai 3% dibanding harga emasnya. Sementara untuk 10 gram biayanya hanya 2%.
- Saldo atau portfolio dicatat dalam satuan emas dan mengikuti harga riil harga emas saat itu. Demikian juga harga jual dan beli saat kita bertransaksi. Ini fitur yang sangat fair. Secara harian, harga emas bisa naik turun. Dalam jangka panjang minimal 1 tahun, harga emas punya kecenderungan naik.
- Produk emasnya tersedia buatan Antam dan produsen lain. Secara pribadi, Antam masih jadi pilihan karena pertimbangan kredibilitas produk dan kemudahakan melikuidasi atau menggadaikannya jika perlu.
- Bebas menentukan jumlah tabungan emas sesuai kemampuan. Dengan minimal kurang lebih Rp50.000 per hari, kita sudah memiliki tabungan emas setara 0,0185 gram (harga per 23/9/26). Mungil kecil namun bernilai hakiki.
- Selain beli dan jual ada pula layanan transfer emas ke sesama pemilik rekening BSI. Selain itu, gadai emas langsung menggunakan aplikasi juga akan tersedia. Ini layanan ekstra bank syariah khususnya BSI yang jadi pemudah. Dapat dana rupiah tanpa kehilangan tabungan emas.
Dengan metode nabung emas a la BSI tersebut, kita coba simulasikan perencanaan untuk berangkat haji sejak dini. Satu langkah, misalnya dengan coba mengurangi kopi. Konsumsi kopi harian masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda dan kelompok pekerja, mencapai Rp50.000-100.000. Belanja untuk kafein dan bersosilisasi itu tidak harus berhenti. Kita sedang ‘menahan sejenak kenikmatan untuk manfaat di masa datang’ – sebuah prinsip investasi yang kerap kita dengar.
Setoran awal untuk berangkat haji reguler saat ini sebesar Rp25.000.000 untuk mendapatkan porsi atau kuota haji. Angka itu kurang lebih setara dengan nilai 10 gram emas saat ini. Sementara untuk biaya haji total saat ini memerlukan kurang lebih 22 gram emas – ‘turun’ dibandingkan 67 gram emas pada 2013.
Menyisihkan Rp50.000 anggaran konsumsi harian menggunakan fitur nabung emas, maka kurang lebih 1 tahun 5 bulan telah mencukupi untuk setoran awal pendaftaran haji. Jika pola itu diteruskan, maka dalam 3 tahun, dana akan siap digunakan untuk pelunasan biaya haji secara keseluruhan.
Bahkan jika menggunakan acuan tren kenaikan harga emas, waktu yang kita perlukan bisa lebih pendek: kenaikan harga emas bisa melampaui kenaikan harga atau biaya haji. Yang semula perlu 1,5 tahun menabung emas untuk mendapatkan nomor porsi, bisa jadi hanya perlu 1,3 tahun. Yang semula perlu 3 tahun untuk pelunasan, bisa jadi hanya 2,5 tahun. Bahkan mungkin bisa ‘upgrade’ untuk mengambil porsi haji khusus, apalagi jika waktu tunggu haji reguler yang mencapai 26 tahun dan nilai emas terus melesat naik di saat ekonomi dunia mengalami turbulensi.
Simulasi Langkah Percepatan Haji Khusus dengan Menabung Emas
Dengan kombinasi menabung emas dan ‘paylater’ untuk Haji Khusus (non reguler), kita bisa menggunakan strategi sebagai berikut:
Ketika tabungan emas mencapai Rp15juta, atau setara 6 gram emas, cairkan tabungan emas dan hubungi biro Haji Khusus misalnya UMRA.ID dengan Ijin Haji Khusus Central Global Network untuk dibantu mendapatkan fasilitas dana talangan porsi Haji Khusus dari AMITRA Syariah.
Dana 15 juta tersebut, ditambah pembiayaan sebesar Rp70 jt dari Amitra Syariah, sudah dapat disetorkan untuk mendapatkan porsi atau antrian Haji Khusus dengan masa tunggu lebih pendek dan fasilitas lebih baik. Sebagai informasi, setoran awal Haji Khusus kurang lebih USD4.500 atau setara Rp81 juta. Sementara biaya total Haji Khusus mencapai Rp335 juta dengan kurs 18.000 per USD.

Untuk mendapatkan fitur penuh kemudahan menabung emas, unduh BYOND dan masukkan kode referral berikut: KDNBBV2JBE